Pengertian
dan Sejarah Biologi
Biologi berasal dari kata
bios dan logos, bios memiliki arti hidup dan logo memiliki arti ilmu. Jadi
biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup.
Robert hooke
menemukan sel
menemukan sel
Alexander fleming
menemukan sistem penamaan organisme
Antonie van leeuwenhok
menemukan mikroskop cahaya berlensa tunggal
menemukan mikroskop cahaya berlensa tunggal
Louis pasteur
menemukan cara mencegah pembusukan makanan
menemukan cara mencegah pembusukan makanan
Charles robert darwin
mengemukakan teori evolusi
mengemukakan teori evolusi
Ilmu merupakan kumpulan sepengetahuan yang sistematis atau
teratur mengenai pokok persoalan. Suatu pengetahuan dapat disebut ilmu
apabilamemenuhi syarat atau ciri-ciri tertentu. Sifat dan ciri suatu ilmu
pengetahuan adalah sebagai berikut :
1. Memiliki objek, artinya, setiap
ilmu biasanya membatasi diri pada segi atau permasalahan tertentu.
2. Memiliki metode, artinya
pengembangan ilmu pengetahuan tidak dapat dilakukan secara asal-asalan , tetapi
menggunakan cara atau metode tertentu.
3. Bersifat sistematis, ilmu
merupakan kumpulan pengetahuan yang sistematis.
4. Bersifat universal, artinya
kebenaran yang disampaikan oleh ilmu harus berlaku secara umum.
5. Bersifat objektif, suatu ilmu
harus dinyatakan secara jujur dengan menggambarkan keadaan yang sebenarnya.
6. Bersifat analistis, kajian sebuah
ilmu akan terbagi-bagi ke dalam beberapa bagian yang lebih rincinuntuk memahami
berbagai hubungan, sifat dan peranan bagian-bagian tersebut.
7. Bersifat verifikatif, artinya,
kebenaran dalam sebuah ilmu bukanlah bersifat mutlak tetapi bersifat terbuka
atau verifikatif yang juga dikenal dengan kebenaran ilmiah. Artinya, sesuatu
yang semula dianggap benar suatu saat mungkin menjadi salah bila ditemukan bukti-bukti
baru yang menentang kebenaran sebelumnya.
Biologi merupakan pohon ilmu yang sangat besar. Karena
luasnya bahan kajian biologi, biologi dibagi lagi
menjadi cabang-cabang ilmu. Beberapa cabang-cabang ilmu
biologi antara lain :
1. Berdasarkan Objek
Kajiannya
Beberapa cabang biologi berdasarkan objek
kajiannya, antara lain :
a. Zoologi, ilmu
yang mempelajari tentang hewan.
b. Botani, Ilmu yang
mempelajari tentang tumbuhan.
c. Mikrobiologi,
ilmu yang mempelajari tentang mikroorganisme.
d. Bakteriologi, ilmu
yang mempelajari tentang bakteri.
e. Virologi, ilmu
yang mempelajari tentang virus.
f. Mikologi,
ilmu yang mempelajari tentang jamur.
g. Parasitologi,
ilmu yang mempelajari tentang parasit.
h. Ikhtiologi, Ilmu yang
mempelajari tentang ikan.
i. Malakologi,
ilmu yang mempelajari tentang moluska.
j. Ornitologi,
ilmu yang mempelajari tentang burung.
k. Entomologi, Ilmu
yang mempelajari tentang serangga.
l. Algologi,
ilmu yang mempelajari tentang alga.
2. Berdasarkan Struktur
dan Fungsi Makhluk Hidup
Berdasarkan struktur dan fungsi makhluk hidup, ada beberapa
cabang biologi antara lain :
a. Sitologi, ilmu
yang mempelajari tentang sel
b. Histologi, ilmu yang
mempelajari tentang jaringan
c. Morfologi, ilmu
yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organisme
d. Fisiologi, Ilmu yang
mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh
e. Anatomi, ilmu
yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh
3. Berdasarkan Tema
Pokoknya
Beberapa cabang biologi berdasarkan tema pokoknya, antara
lain:
a. Evolusi, yaitu
ilmu yang mempelajari tentang perubahan makhluk hidup dalam jangka waktu lama
b. Genetika, yaitu ilmu
yang mempelajari tentang pewarisan sifat
c. Ekologi, yaitu
ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan
lingkungannya
d. Etologi, yaitu
ilmuyang mempelajari tentang perilaku dan cara hidup hewan
4. Berdasarkan objek dan
tema pokoknya
Kehidupan di bumi dibentuk oleh struktur hierarki yang
sangat teratur. Tingkatan organisasi kehidupan ini dimulai dari tingkat molekul,
sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, ekosistem, sampai
tingkat bioma.
Dalam tingkat molekuler, atom-atom berikatan membentuk
molekul. Molekul-molekul tersebut akan menyusun organel-organel sel. Contohnya,
membran sel plasma yang tersusun atas molekul-molekul protein, fosfolipid,
kolesterol, air, karbohidrat, dan ion-ion lain. Adanya molekul tersebut,
memungkinkan membran plasma menjalankan fungsinya sebagai bagian luar sel yang
memisahkan sel dengan lingkungan sekitarnya.
Objek dan persoalan biologi pada tingkat sel dipelajari
dalam cabang ilmu sitologi atau biologi sel. Kajian biologi pada tingkat sel
meliputi, antara lain morfologi dan jenis-jenis sel, berbagai macam organela
penyusun sel (misalnya, inti sel, mitokondria, retikulum endoplasma, ribosom,
dan membran sel).
Jaringan merupakan kumpulan sel yang memiliki bentuk,
susunan, dan fungsi sama. Kumpulan sel tersebut bekerja sama membentuk dan
menjalankan tugasnya sesuai dengan fungsinya. Kajian tentang jaringan
dipelajari dalam histologi. Pada makhluk hidup terdapat berbagai macam
jaringan, seperti jaringan saraf, jaringan otot, dan jaringan ikat.
Organisasi kehidupan tingkat organ merupakan organisasi
hidup dari kumpulan jaringan. Organ merupakan kumpulan beberapa jaringan yang
berbeda untuk melakukan suatu pekerjaan yang sama. Suatu organ memiliki tugas
untuk menjalankan fungsinya. Organ terdiri atas beberapa jaringan yang berbeda.
Contoh organ adalah kulit, jantung, ginjal, dan mata.
Berbagai kajian biologi pada tingkat sistem meliputi
berbagai macam sistem (misalnya, sistem pencernaan, sistem peredaran darah,
sistem gerak, sistem reproduksi, dan sistem transportasi)
Individu merupakan organisme yang tersusun oleh kumpulan
sistem organ. Kumpulan sistem organ tersebut membentuk individu. Adanya
berbagai sistem organ yang memiliki fungsi berbeda, membuat suatu individu
mampu melakukan fungsi hidupnya dengan baik. Contoh organisasi kehidupan
tingkat individu adalah seekor kucing, seekor ular, dan seorang manusia.
Organisasi kehidupan tingkat populasi terbentuk oleh spesies
atau individu yang sejenis. Populasi sendiri merupakan kelompok yang terdiri
atas psesies sejenis atau sama dan mendiami suatu habitat. Di dalam suatu
populasi terjadi interaksi atau hubungan antar spesiesnya. Hal tersebut
dilakukan guna menjalankan fungsi hidupnya, misalnya berkembang biak, melakukan
perkawinan, dan untuk perlindungan satu sama lainnya. Contoh organisasi tingkat
populasi adalah sekumpulan banteng.
Ekosistem merupakan beberapa macam populasi yang
berinteraksi dengan lingkungannya tempat mereka hidup baik dengan komponen
biotik maupun komponen abiotiknya. Di dalam ekosistem, hubungan antara
organisme biotiknya tidak dapat terlepas dari faktor abiotiknya. Contohnya,
hewan yang memerlukan air untuk minum. Air merupakan salah satu komponen
abiotik.
Bioma merupakan organisasi kehidupan yang cukup beragam,
khususnya jenis makhluk hidup di dalamnya. Bioma adalah satuan daerah daratan
yang luas di bumi bercirikan sejenis tumbuhan dominan di daerah tersebut.
Contohnya bioma gurun, bioma taiga, bioma hutan hujan tropis, dan bioma tundra.
10. Tingkat Biosfer
Ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar dapat
memperoleh hasil yang maksimal,antara lain:
1. Merumuskan masalah
Rumusan masalah merupakan suatu pertanyaan rinci, lengkap
dan jelas mengenai ruang lingkup permasalahan yang akan diteliti. Rumusan
masalah biasanya dibuat dengan cara membuat pertanyaan sesuai masalah yang akan
diteliti.
2. Membuat hipotesis
Hipotesis adalah dugaan atau jawaban sementara mengenai
suatu hal atau permasalahan ayng akan dibuktikan kebenarannya melalui data-data
atau fakta hasil penelitian.
3. Mengumpulkan data
Data adalah informasi atau keterangan yang diperolehuntutk
menguji hipotesis baik secara kuantitatif maupun kualitatif yang menunjukkan
fakta. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan percobaan yaitu :
a. Lokasi
penelitian
b. Alat dan bahan yang
akan digunakan
c. metode kerja
d. unit percobaan
e. perlakuan
f. variabel
g. ulangan
h. pengamatan
4. Mengolah data
5. Membuat simpulan
Dalam membuat simpulan peneliti harus memperhatikan
hipotetis yang diajukan sewrta data-data yang diperoleh dari hasil penelitian.
Data-data penelitian yang telah dianalisis digunakan untuk menguji hipotetis
mana yang diterima sehingga kita dapat menarik simpulan dengan benar.
6. Membuat laporan penelitian
Salah satu kewajiban peneliti adalah membuat laporan atas
penilitian yang dikerjakannya. Laporan penelitian memuat informasi penting yang
berkaitan dengan penilitian yang dikerjakan. Laporan penelitian berisi hal-hal
sebagai berikut :
a. Pendahuluan
b. Tinjauan pustaka
c. Hipotesis
d. Metode penelitian
e. Hasil dan
pembahasan
f. Kesimpulan
dan saran
g. Daftar pustaka
h. Lampiran
D. Penelitian
dengan Metode Observasi
Metode observasi merupakan salah metode yang dilakukan untuk
penelitian. Ada 2 cara yang dapat dilakukann dengan metode observasi, antara
lain:
1. Metode Observasi dengan
Variabel Bebas
2. Metode observasi tanpa
variabel bebas
E. Sikap
ilmiah dalam Kerja Ilmiah
Dalam kerja ilmiah untuk menemukan konsep biologi diperlukan
sikap jujur, tekun dan tidak mudah putus asa, teliti disiplin mau bekerja sama
dan terbuka.
F. Penemuan
spektakuler dalam biologi
Ilmu biologi telah berkembang sangat pesat dan menjadi dasar
bagi berkembangnya berbagai ilmu terapan yang berperan dalam meningkatkan
kesejahteraan manusia. Beberapa contoh penemuan penting dalam biologi adalah :
1. Penemuan Struktur DNA
2. Teknik Rekayasa
Genetik
3. Human Genom Project
4. Kloning
5. Teknologi Stems Cells

















